Jonathan semakin menahan tengkuk Cindy saat wanita tersebut mulai memberontak. Bahkan, kini Jonathan mulai menggigit bibir Cindy yang masih tertutup rapat. Setelah tindakannya berhasil dia mulai merayu lidah Cindy dan mengajaknya berperang, sayangnya wanita tersebut tetap menolaknya. Merasa Cindy mulai kesulitan bernapas, akhirnya Jonathan mengakhiri ciuman lancangnya. Namun, dia tetap menahan tengkuk Cindy. “Jangan memancingku. Aku mulai kesulitan mengendalikan diri terhadapmu,” ungkap Jonathan lirih sambil menatap mata Cindy yang berkaca-kaca. Jonathan membelai lembut pipi Cindy sebelum memeluknya dengan erat. “Aku akui, aku telah kalah terhadapmu. Aku sudah jatuh hati padamu. Aku menginginkanmu menjadi istriku, bukan sebagai pengganti yang pernah aku katakan dulu. Aku ingin menghabisk

