Selain hebohnya tentang kedekatanku dengan Rangga, ada yang lebih heboh lagi di kantor ini. Dengar-dengar Prana tidak akan lama lagi bekerja di sini. Yani tadi bilang kalo Prana akan resign, entah bulan ini atau minggu ini tadi dia bilang. Tidak banyak yang aku pikirkan, mungkin hanya sekadar isu yang berembus, aku tidak terlalu menganggap kabar ini serius dan beneran. Aku yakin banget kalo sebentar lagi kabar ini akan meredup bagai hujan reda di penghujung kemarau. Tapi sayangnya hingga menjelang jam pulang kantor, kabar tentang Prana yang akan resign seolah menjadi rahasia umum dan konyolnya, aku tidak tahu apa-apa. Well … sebenarnya, tidak ada juga sih, kewajiban Prana untuk memberitahuku, tapi paling gak, dia kan bisa ngomong sesuatu ke aku, minimal kasih tau aku. Toh selama ini dia se

