•SPS29.Rencana Pertama•

1355 Kata

"Hanya senyuman yang dipaksa, agar aku tidak kelihatan seperti perempuan lemah," -Amanda Jesy Stefania. ♥♥ Setelah perdebatan konyol antara ibu dan anak. Maida bergegas turun kebawah untuk menyusul sang suami dan putranya. "Manda udah bangun mah?" tanya Rafa. "Baru aja mandi," jawab Maida dari arah tempat mencuci baju. "Tumben banget Manda kebo?" tanya Rafa. "Emang Jesy kalau dirumah kebo?" tanya Angga. "Enggak sih pah, tumben banget hari ini," jawab Maida. "Yaudah yuk makan," ajak Angga. "Pasukannya kurang satu pah," peringat Maida. Dari atas terdengar suara tapak kaki yang buru-buru turun kebawah. Siapa lagi kalau bukan Manda. "Selamat pagi semua. Selamat pagi juga dunia tipu-tipu," teriak Manda dari atas. "Jangan teriak-teriak dek! inu masih pagi, dimarahin tetangga sukurin

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN