46. Murka

1875 Kata

Javon terbilang tenang ketika ia mendapati Zora berhasil kabur dan ia tidak bisa mendeteksi kemana perempuan itu telah pergi. Satu hal yang Javon yakini, ada seseorang yang membantu Zora, entah itu siapa, ketika dirinya sedang bertengkar dengan Rowena. Apakah Javo marah pada Rowena? Tentu saja. Lagi-lagi, Rowena mengacau, hanya karena rasa dendamnya terhadap Zora. Namun, Javon memilih untuk tidak melakukan apapun, termasuk melakukan pencarian untuk menemukan Zora saat itu juga. Sebab Javon sudah tahu, pada akhirnya Zora akan kembali bersama manusianya itu di Gunung Lawu. Apa yang Javon lihat ketika dirinya membaca pikiran pria bernama Mbah Sugeng itu benar-benar masih jelas tercetak diingatannya. Di gunung itu, ia melihat dirinya senderi bertarung dengan manusia bernama Dery yang telah m

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN