Dalam tidurnya, Dery masih dapat merasakan sakit yang begitu menggigit menjalari tubuhnya, serta rasa panas yang membuat darahnya seolah mendidih. Dery tidak tahu apa yang terjadi pada dirinya, tapi rasanya seperti akan mati malam itu juga setelah melewati pertarungan yang sebelumnya tidak pernah Dery bayangkan sama sekali akan ia lakukan dalam hidupnya. Dery pun bermimpi selama tidurnya yang menyakitkan itu. Dan di mimpinya, pertarungan itu kembali terulang. Pukulan bertubi-tubi yang didapatnya dari Javon, lalu ia yang memberontak ketika mereka mengikatnya, hingga keterlibatannya bertarung dengan para serigala itu, serta pertarungan terakhirnya dengan Javon ketika ia berhasil menghunuskan Upas Ala di jantungnya. Semua masih terekam jelas di benak Dery, dan dalam mimpinya bahkan berubah

