Bola mata mamanya devan membulat melihat begitu banyaknya bercak merah di leher hingga d**a sang putra
" Dev apa kekasihmu vampir? Tanya sang mama
Dahi devan mengkerut tak mengerti maksud mamanya .
" Maksudnya ma??"
" Tuh lehermu merah merah semua " seru sang mama .
Devan langsung lari melihat pantulan dirinya di cermin , huhh devan menghela nafas
"ternyata ganas sekali gadis kecil itu" gumang devan tapi malah tersenyum seakan lupa kekesalannya tadi
" Kapan-kapan ajak kekasihmu ke rumah dev" seru sang mama sambil tertawa pergi
***
10 tahun berlalu
"Dev lo beneran mau tunangan ??" Tanya alex sahabatnya sekaligus sepupu devan
Devan mengangkat bahunya acuh lalu menyadarkan dirinya di sofa ruang kerjanya ,
" Gapai lo kesini ? Kalo cuma nanya hal yang udah pasti mending lo pulang deh" usir devan
" Woles bro , emosi bener lo "
" Males gue bahasanya" seru devan
" Kata tante lo jadi tunangan sama nita ya ?? " Devan hanya mengangguk
" Gimana pengobatan lo ? Nita tau gak kondisi lo ? " Cercar alex
" Gue udah jujur sama dia kok , tapi dia malah tetep setuju , katanya dia akan terima aku apa adanya " sahut devan malas
" Dan dokter bilang trauma gue mungkin bisa di sembuhkan bila gue menjawab rasa penasaran gue sendiri , dan lo tau kan udah 10 tahun gue mencari gadis nakal itu tapi hilang seperti di telan bumi "
" Gue kok jadi curiga jangan-jangan lo di perkosa mahluk astral lagi , gue denger sih sekitar tempat itu adalah tempat angker dev " kekeh alex
" Gila lo ya , dia masih napak kali , mana ada demit cantik kayak bella , mana ada juga demit namanya keren gitu " sewot devan
" Yah mana gue tau , kan gue belum pernah ketemu hahHa " alex malah tertawa lebar
Devan masih ingat betul wajah cantik bella , dia bahkan masih ingat bahwa gadisnya itu masih perawan ketika mereka melakukanya .
Semenjak kejadian itu devan terus mencari bella entah karena apa , semenjak itu pula bayangan bella selalu menghampiri nya , sampai akhirnya dia menyadari sesuatu yaitu dirinya menjadi impoten .
Yah devan memang tak pernah tertarik akan lawan jenis , dia tak pernah berhasrat bila melihat wanita , hingga kejadian 10tahun yang lalu dia yakin bahwa dirinya normal .
Setelah lama tak menemukan bella ada keinginan devan untuk mengalihkan pikirannya yaitu dengan b******a dengan wanita lain , tapi nyatanya hasratnya tak bangun meski melihat perempuan t*******g , digoda oleh berbagai jenis wanita tetap saja dia tak berhasrat.
Devan sudah mencoba berbagai pengobatan tapi tetap hasilnya nihil , dan kini devan masih sering konsultasi dengan psikiater , kata dokter yang menanganinya ini terjadi karena taruma yang di alaminya , seperti hal yang membuat harga dirinya hancur .
Memang benar karena sebuah kata yang di ucapkan bella , bahwa dirinya di perkosa membuat pengalaman s*x pertamanya menjadi sebuah taruma.
Trauma bisa terjadi karena ketakutan yang sangat , atau juga bisa karena pengalaman tidak menyenangkan , dan disini yang membuat devan trauma adalah pengalaman pertamanya dimana dirinya menjadi korban di sana , maka ada ketakutan di alam bawah sadarnya yang membuat dia tak akan berhasrat bila melalukan s**x lagi .
"Lo beneran gak berhasrat pada nita ??" Tanya alex ,
Devan hanya menggeleng lemah
" Nita itu cantik tubuhnya juga bagus , kalo gue mah udah kelar tu nita gue sikat "
" Lo mah semua semua cewek juga lo sikat "
" Daripada kayak lo gak bisa bangun wkwk" alex terus meledek devan , yah hanya alex dan dokternya yang tau kondisi devan sebenarnya
Bahkan orang tua devan pun tak tau , makanya mama devan selalu mendesak dirinya menikah , sampai meminta devan menikahi nita .
Tentu saja orang tua devan tidak akan mendesak dia bila tau kondisi anaknya .
" Nita bahkan sempat mencumbu gue di saat gue bilang kondisi gue "
" Serius loh , di lihat langsung dong kondisi lo ?'
" Dia tau betul kan dia juga dokter , jadi dia tau kalo gue impoten " wajah devan mulai sendu
Sebenarnya dia menyukai nita , meski bukan cinta tapi dia lumayan suka dengan nita , karena selain cantik mandiri nita juga sangat dewasa , selalu nyambung diajak ngobrol .
" Dia tetep mau sama lo ?, Dia tau gak alasan lo gini ?" Tanya alex bertubi-tubi
" Dia bilang gak mau tau alasannya , dan dia juga gak peduli dengan kondisiku , asalkan aku di sampingnya itu sudah cukup katanya"
" Gila nita cinta mati kayaknya sama lo dev " ucap alex
Devan hanya menggeleng lemah
" Gak tau gue , gue cuma kasihan sama dia kalo nikah sama gue " ucap lemah devan
Di tempat lain , kini 5 anak sma gila dulu kini berkumpul , mereka bukan anak-anak lagi mereka sudah dewasa sekarang 3 diantaranya bahkan sudah menikah.
" Hallo semuanya" ucap nita ceria menyapa temen-temennya
" Apa sih seneng banget buk dokter ini " sungut diana
" Bella mana ?" Tanya nita
"Woe kita yang udah di sini malah gak di sapa , malah nanyain yang gak ada " ketus salsa
" Ngapain nanyain kita ,yang udah keliatan , tetep aja lo oneng " rita menoyor kepala salsa
" Iss gak boleh kasar sama bumil " sahut salsa
Di antata 5 anggota geng gesrek , rita, salsa dan diana sudah menikah , hanya tinggal nita dan bella yang belum menikah .
" Ngapain nyariin gue " saut bella yang baru saja masuk cafe tempat pertemuan mereka .
" Bella lo cantik deh heehe" cengir nita
" Apaan sih baru dateng udah muji , ada maunya kan lo ?, Jawab bella
" Tau aja deh lo bel?"
" Apaan ??" Ketua bell
" Iss gitu bgt sih sama temen, " nita sok sedih
" Lebay deh lo nit , cepet apaan ? " Tanya bella lagi
" Bel buatin gue gaun tunangan ya , lo kan desainer kondang sekarang , " nita tersenyum senang
" Lo mau tunangan ? "
" Sama siapa nit ? "
"Kapan ?"
Pertanyaan beruntun yang dokter cantik itu terima ,
" 2 minggu lagi , emm bella bisa kan siapkan gaun buat aku dengan waktu mepet gini " gumang nita
" Apa sih yang gak buat buk dokter cantik , kirim aja sekalian ukuran calon mu , biar sekalian ku siapkan tuxedo nya " ucap bella tersenyum , tentu saja bella ikut senang dengan kebahagiaan temanya
" Makasih sayang lo memang yang terbaik bel " nita langsung memeluk bella
" Lo belum jawab pertanyaan gue , lo tunangan sama siapa ? , Lo kan gak punya pacar " sungut diana
" Gue tunangan dengan devanca Miller , pujaan hati gue sejak 5 tahun yang lalu "
Deg,,,,
Bella selalu risih bila nita menyebut nama devan , tiap kali mendengar nama itu bella akan mengingat kejadian 10 tahun yang lalu
" Kok bisa sih , bukanya kata lo dia selalu dingin sama lo ? Lo apain dia sampek mau sama lo " tanya rita merasa ada yang janggal , pasalnya selama ini nita selalu cerita kalau cintanya bertepuk sebelah tangan.