Part 23 - Cemburu

1760 Kata

Rasanya baru beberapa menit Sivia memejamkan mata saat suara bell berbunyi terus menerus. Sivia menggeliat. Ingin rasanya mengabaikan tetapi ia tidak bisa. Tangannya refleks membuka selimut. Matanya ia paksa untuk terbuka. Sivia menguap lalu berdiri. Entah siapa yang sudah membunyikan bel pagi-pagi padahal ia sedang berada di hotel. Mungkin room service? Batinnya. Dugaannya salah ketika ia membuka pintu kamar hotel. Yang ia jumpai justru adalah seorang wanita cantik yang berpakaian super seksi. Di tangannya ada sebuah map juga tas jinjing. Sivia tidak segan-segan untuk menunjukkan wajah tidak suka. Dia adalah Anne, wanita yang ia ketahui menjabat sebagai sekretaris Alex juga wanita yang ia ketahui berciuman dengan Alex beberapa hari yang lalu. "Kenapa kau ada di sini?" tanya Anne begit

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN