"Sivia," Sivia membuka mata ketika seseorang menyentuh pipinya dengan lembut. Dia beringsut untuk bangun duduk dan baru menyadari jika dia ketiduran. Tepat di sampingnya, Peter duduk sambil tersenyum simpul. "Ku lihat kau tidak memakan makananmu. Apa kau tidak suka? Kau harus makan, Eve." Sivia melirik Peter sekilas, tak berniat menjawab. Dia sangat kesal dan marah pada Peter. "Hei, aku berbicara denganmu," ucap Peter lagi tetap dengan nada lembut. Namun Sivia tetap bungkam. "Kau marah padaku?" “ ... “ Peter mendesah keras. "Katakan padaku apa yang harus aku lakukan agar kau tidak lagi marah? Bicaralah padaku, Eve!" Hening. "Setidaknya makanlah makananmu! Kau sudah melewatkan sarapanmu. Aku tidak mau kau jatuh sakit." Sivia tak bergeming sedikit pun seakan tidak mendengar semua p

