Sivia membuka mata perlahan, mencoba beringsut untuk duduk. Tubuhnya terasa pegal dan kepalanya terasa berat dan pusing. Sivia mengerang kecil sambil memegang dahi. Tapi tak lama kemudian, tubuhnya membeku saat selimut yang dia pakai meluncur turun ke bawah, menampakkan tubuh bagian atasnya. Napas Sivia tertahan karena baru menyadari dia tidak memakai sehelai benang pun. Menoleh ke samping, wajah Sivia berubah menjadi pucat. Di sana ada Peter. Pria itu juga tidak memakai atasan yang Sivia yakin juga tidak memakai bawahan. Baik dia dan Peter sama-sama telanjang. Apa yang terjadi? Otak Sivia berpikir keras, mencoba mengingat kesalahan besar apa yang telah ia lakukan. Dan perlahan-lahan, memori tentang kejadian gila tadi malam pun berputar di kepala Sivia. Sivia ingat betapa gelisah diri

