Alexa merengut, merasa sangat bosan. Duduk di sebuah ruangan besar tanpa siapapun yang menemaninya. Di hadapannya telah terdapat sebuah laptop tapi Alexa tidak tahu harus berbuat apa dengan laptop di depannya. Saat ini dia sedang berada di ruangan Louise. Ruangan yang sangat luas, mewah dan elegan. Bahkan diruangannya terdapat kamar pribadi. Saat mengetahui Louise memiliki kamar pribadi di ruangannya, Alexa terperangah dan senang, tapi setelah memikirkannya lagi, Alexa merasa kesal sekarang. Jika Louise sudah kembali, Alexa akan segera memprotesnya. Karena bisa saja Louise membawa seorang wanita dan tidur di ruangannya. Membayangkannya saja sudah membuat kepala Alexa mendidih. Alexa mendengus kesal, kakinya berjalan dengan menghentak menuju kamar pribadi Louise yang membuat suasana hatin

