Pukul tujuh malam, Axa pulang ke rumah utama karena permintaan Papanya. Di depan pintu ia disambut seorang wanita berpakaian pelayan. “Selamat datang Tuan Muda,” sapanya dengan sopan sambil menunduk. Axa hanya memberi respon seadanya, dia mengangguk lalu memberikan tas ransel serta jasnya. “Tuan dan Nyonya sudah menunggu di dalam.” Pria itu menghela napas pelan, karena dia bisa membayangkan keadaan di dalam. Mungkin Lyra sudah sampai? “Tamu Tuan Muda Matt juga sudah datang.” Lagi-lagi Axa hanya bisa terdiam, dia bingung harus mengatakan apa sekarang karena untuk kedua kalinya Lyra bertemu dengan keluarganya. “Tuan Muda ingin mandi dulu? saya akan siapkan semuanya.” “Tidak!” jawab Axa dengan cepat, dia melangkahkan kakinya ke dalam rumah. Dan ternyata semua orang memang sudah berku

