Matt sangat serius dengan permintaannya pada Lyra. Dan sekarang dia berdiri di depan minimarket tempat biasa mereka bertemu. Pria 26 tahun itu terlihat tampan memakai jas berwarna hitam. Dari ekspresi wajahnya dia sangat bersemangat untuk acara kali ini. “Matt?” Matteo mengangkat wajahnya, dalam beberapa detik dia tampak tertegun saat melihat seorang gadis berdiri di hadapannya. “Lyra?” gumam pria itu dengan suara yang nyaris tidak terdengar. Tatapannya menunjukkan dengan jelas jika ia terpesona dengan penampilan Lyra. Bahkan Matt merasakan jantungnya berdebar-debar tidak karuan. “Maaf aku lama ya?” Lyra mendekatinya karena merasa bersalah, tapi pria itu masih bergeming benar-benar terhipnotis dengan penampilan Lyra. “Matteo?” “Ah—ya? Hm—maaf Lyra!” ucap Matt setelah lamunannya bu

