Pagi itu Lyra bangun lebih siang. Baru saja membuka mata dia sudah mendapat sebuah pesan di ponselnya. “Matt?” gumamnya saat melihat si pengirim. Ternyata sebuah pesan ucapan ‘selamat pagi’ dari Matt. Disertai sebuah emoticon tersenyum, dan hal itu justru ikut mengundang senyum di bibir Lyra. “Selamat pagi, Matt!” ucap gadis itu membaca isi pesan teks yang diketik. Setelah membalas pesan, dia turun dari kasur dan keluar dari kamar menuju dapur untuk mengambil air minum. “Pagi ini mau masak apa ya? Aku lapar sekali!” Lyra yang sedang minum terkejut saat Axa berlalu di sampingnya. Pria itu memakai kaus tanpa lengan berwarna putih dan celana celana pendek. Bola mata gadis itu mengikuti pergerakan Axa, dengan posisi meneguk air. Tapi Axa seakan tidak menganggap keberadaannya di sana. ‘

