Bab 33

2073 Kata

Suasana taman yang sepi, hanya ada mereka berdua membuat Cinta berani. Tak hanya melumat, dia juga memainkan indra pengecapnya di bibir Andre. Sesuatu yang sangat ingin dilakukannya sejak pertama kali Andre menciumnya. Meskipun tak mendapat balasan dari Andre, Cinta tetap bergerilya menciumi bibir yang sudah menjadi candunya. Seharusnya sejak awal Andre menyentuhnya waktu itu, dia sudah mengetahuinya, bahwa Andre adalah anak laki-laki yang selalu bertemu dengannya setiap sore di taman ini. Tubuhnya sudah menyadari, sehingga selalu merespons setiap sentuhan Andre. Hanya otak dan hatinya yang tertutup. Dia terlena dengan kelembutan dan perhatian Andra sampai melupakan sebuah fakta. Anak laki-laki yang bersamanya selalu bercerita bahwa saudaranya sedang dirawat di rumah sakit. Tidak ada s

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN