Bab 24

2048 Kata

Andre mengusap wajah kasar. Ternyata Andra tidak menyusul Cinta, malah tidur bersama Tante Desi di hotel. Kenapa seperti itu? Sangat bukan Andra sekali. Setahunya Andra sangat mencintai kekasihnya, sampai-sampai memintanya untuk menjaga padahal kekasihnya sudah dewasa. Suara pintu yang dibuka mengusik indra pendengaran Andre, tetapi ia tidak bergeming, masih tetap di posisinya, duduk dengan kedua kaki terbuka dan tangan berada di bibirnya. Ponselnya masih berada di atas meja, ia tak berminat untuk menyimpannya di saku kemeja, apalagi di saku celana. Andre menatap Cinta yang duduk di sampingnya. Gadis itu mengenakan piyama dengan celananya yang pendek, di atas lutut. Ia duduk di sofa panjang di ruang tengah, sehingga Cinta bisa duduk di sampingnya. Jarak mereka hanya sekitar sejengkal, b

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN