Ada Apa Dengan Daffa

1435 Kata

Tidak ada angin tidak ada hujan, mengapa sikap Daffa berubah padanya membuat Ara bingung. Memaksakan diri untuk berjalan menuju kelasnya, Ara memegangi lengannya yang memar. “Hai.” Sapa Revan pada Ara. Mereka berpapasan di tangga, Ara yang ingin naik sedangkan Revan akan turun. “Tadi terlambat?” Ucap Revan lembut. Memaksakan tersenyum Ara membalas ucapan Revan, “Iya. Hehe.” “Kok bisa? Lo nggak bareng Daffa tadi pagi?” Tebak Revan. “Gua bangun kesiangan, jadi gua suruh Daffa berangkat duluan kok.” Bohongnya pada Revan. “Gua duluan masuk kelas ya. Permisi.” Ucap Ara cepat-cepat dan melewati Revan begitu saja tanpa mendengar jawaban lelaki itu. Sesampainya ia di depan kelas, Ara berhenti sejenak sebelum masuk. Menarik nafas dalam-dalam lalu menghembuskannya secara perlahan-lahan, d

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN