Waktu terus berlalu, semua berjalan normal. Axel tampak bahagia memiliki Oceana sebagai Mamanya, Oceana mencintai Axel suka dilahirkan sendiri. "Ma, nanti kalau dedek lahir, main sama Axel ya," Axel bertanya dengan polonya. "Tentu, sayang," balas Oceana. Axel mengetukkan jarinya ke dagu. "Tapi Axe punya adik cowok." "Kenapa cowok?" "Biar bisa diajak legenda ponsel utama." "Didikan Bang Adrian." Tak lama kemudian muncul Samudera yang membawakan segelas s**u hamil untuk Oceana. "Nih, sayang. Minum dulu susunya," kemudian ia duduk di sebelahnya itu. "Axel mau dedek cowok ya?" tanya Samudera. "Tapi s**l, hasil USG-nya itu cewek sayang." Axel mengangguk. "Gak apa-apa, nanti akan jadi Axel jagain." "Pintar," Samudera mengacak gemas rambut putranya. ♥ ♥ ♥ Bulan ini sudah dimasukkan bu
Unduh dengan memindai kode QR untuk membaca banyak cerita gratis dan buku yang diperbarui setiap hari


