Setelah diadakannya rapat, Anindiya benar-benar merasa sangat bahagia. Karena dia bisa memberikan pelajaran berharga untuk orang-orang yang berani bermain-main dengan perusahaannya. Ada kelegaan tersendiri yang di rasakan Anindiya. “Sepertinya kakak sudah bisa bernafas lega sekarang. Karena masalah di perusahaan sudah selesai,” ucap Bryan yang sedang duduk di sofa yang ada di ruangan kerja Anindiya. Senyuman Anindiya mereka bagaikan setangkai bunga. Terlihat sangat cantik dan penuh keteduhan. Banyak orang yang terkecoh akan senyum yang dimiliki Anindiya. Karena kadang kala senyum itu bisa menjadi sangat menakutkan layaknya seorang monster yang siap menerkam siapapun yang berani-berani mengusiknya. “Aku benar-benar lega, Bry. Karena bukan apa-apa. Perusahaan ini adalah perusahaan pertama

