Meninggalkan suaminya sendiri benar-benar membuat Anindiya merasa tidak tenang. Terlebih lagi dia pernah traumu dikhianati suaminya karena perempuan lain yang masuk dalam rumah tangganya. Anindiya mengambil ponselnya yang dia taruh diatas nakas. Dia langsung menghubungi suaminya. Supaya Damian tidak curiga, Anindiya memutuskan untuk mengirim pesan pada Damian. “Hai suamiku, Sayang. Lagi apa kamu? Aku harap harimu tidak kacau saat aku meninggalkanmu sebentar. Bagaimana perusahaan hari ini? Aku harap rizki kamu semakin lancar dan banyak perusahaan yang ingin bekerjasama dengan perusahaan kamu. Aku merindukanmu, Mas. Aku harap kamu segera menyusulku kesini. Karena tanpamu aku merasa hampa. Apa kamu juga merasakan hal yang sama sepertiku? Aku harap jawabannya adalah iya. Karena aku percaya ka

