Part 40 Jebakan Kiara

1058 Kata

Semenjak kejadian di perusahaan Aditama, Anindiya tidak pernah bertemu lagi dengan Damian. Tapi, meskipun begitu Anindiya selalu memantau keberadaan Damian. Selagi masih dalam batas normal, Anindiya membiarkannya. “Apa rencanamu kali ini?” tanya Bryan pada Anindiya. Anindiya yang mendapat pertanyaan dari Bryan, dia mengangkat bahunya. “Biar mengalir seperti air saja. Jika memang Damian ditakdirkan untukku, Dia pasti akan dekat denganku. Dan jika memang Damian tidak ditakdirkan denganku sama Tuhan, aku dan Damian akan dipisahkan dengan caranya sendiri.” Anindiya menatap Bryan dengan senyum di wajahnya. Tiba-tiba ponselnya bergetar dan saat melihat siapa yang menghubunginya, dia mengerutkan dahi. “Marco, ada apa dia menghubungiku? Entah kenapa perasaanku tiba-tiba tidak enak,” batin Anind

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN