Waktu terus berjalan. Hari semakin petang saat Elmer pulang dari rumah sakit. Kedatangan Elmer dengan membawa paper bag cukup menarik perhatian Laura yang sedang berada di ruang tengah bersama Darinka. "Kau sudah pulang, El?" sapa Darinka melihat Elmer datang. "Ya, Má," jawab Elmer tanpa menghentikan langkahnya. Elmer berjalan melewatinya begitu saja hingga membuat tatapan Laura mengekor pada punggung kakaknya. Merasa penasaran dengan kepulangan Elmer dalam keadaan wajah tertekuk, Laura segera menyusul kakaknya menuju kamar. "Aku menyusul El dulu, Má," pamit Laura dan bergegas pergi. "Laura, jangan ganggu kakakmu!" Darinka berteriak karena jarak Laura yang sudah jauh. Namun Laura tidak menggubris ucapan Darinka. Dirinya justru mengikuti Elmer sampai berada di depan pintu kamar

