BAB 96

1275 Kata

Hening. Tidak ada suara di antara mereka. Bahkan keduanya tidak bergerak sama sekali. Sampai akhirnya Kaylee memutuskan untuk keluar dari dalam mobil. Setelah dirinya berdiri di dekat pintu mobil, pria itu berjalan mendekat ke arahnya. "Kenapa kau menangis?" tanya Duane dengan tatapan mengawasi Kaylee. Meskipun hubungan mereka sudah berakhir sejak satu tahun yang lalu, tetapi Duane masih ingat semua hal tentang Kaylee. Dia tahu wanita itu bukan tipe wanita yang senang menangis. Tetapi kenapa sekarang Kaylee tampak begitu lemah? Bahkan wajah wanita itu terlihat sedikit pucat. "Tidak ada apa-apa," jawab Kaylee. Pandangannya mencoba mengitari sekeliling Duane dan tidak melihat kekasih pria itu. "Di mana kekasihmu?" "Dia ada di butik," jawab Duane seraya menunjuk ke arah belakang Kayle

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN