"Tidak. Bukan seperti itu," jawab Kaylee diiringi tawanya yang semakin keras melihat ekspresi wajah ibunya. Kaylee menarik napas panjang untuk menghentikan tawanya. Dia tersenyum tipis lalu mengalihkan pandangan mata sekilas sebelum kembali pada Rochelle. Apakah wanita yang baru dikenalnya selama satu tahun terakhir itu begitu mengkhawatirkan status hubungannya dengan Elmer? Ah, entah mengapa Kaylee merasa sangat bersalah karena tidak menyadari betapa besarnya kasih sayang yang Rochelle miliki untuk dirinya. "Ada seseorang yang … membuatku merasa bimbang dengan perasaanku sendiri. Dia adalah teman dekatnya Elmer. Namanya Dee, dia juga salah satu dokter di rumah sakit ini." "Lalu?" Kening Rochelle mengernyit saking penasarannya dengan cerita Kaylee. Ini adalah kali pertamanya mendenga

