LW - 31

4710 Kata

Letnan Jaasir mengernyit menemukan Alterio Kaila tengah terengah-engah di ruangan Nohara Rin yang tampak sepi dan menyisakan uap dingin berasal dari pendingin ruangan di langit-langit. Satu tamparan melesat terbang mengenai pipi kanan Rin hingga gadis itu terhuyung dan limbung. Rin mendesis, tidak berkata apa-apa atau melakukan hal yang sekiranya menghentikan amukan Alterio Kaila. "Aku peringati untuk tidak dekat-dekat dengan militer Andara! Dasar gadis tidak tahu diri!" Nohara Rin memejamkan mata. Rasa sakit tak terperi itu menikam jantungnya tanpa ampun. Rin bernapas berat melalui kedua lubang hidungnya. Kemudian, beralih pada mulutnya yang sedikit terbuka. Alterio Kaila mendesis. Mengancam Rin melalui tatapan matanya dan dia bergerak pergi. Membuat Letnan Jaasir bersembunyi saat ist

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN