163. Calon suami untuk Rosa 3

1042 Kata

Hati yang gunda, hati yang gelisah, kini melanda Rei, Claudia dan Clarisa. Di tambah lagi dengan keraguan Claudia, membuat Rei semakin panik dan parno. Tak ingin menunggu lama lagi, Rei langsung menyudahi sarapannya. "Sa, berikan padaku kontak Budi, aku akan menghubunginya langsung. Aku tak ingin menunggu lebih lama lagi, karena itu akan membuatku semakin gila" ucap Rei. Clarisa memberikan ponselnya dan Rei langsung menghubungi Budi. Rei: Hallo, ini aku Rei. Apa aku mengganggumu? Budi: Ah, tidak. Kebetulan aku sedang bersantai. Ada perlu apa Rei? Rei: Apakah harus ada keperluan dulu untuk bisa menghubungimu? Budi: Haha, tidak Rei. Maksudku kenaa tiba-tiba menghubungiku? Rei: Nanti kita bicarakan jika kita sudah bertemu. Ngomong-ngomong, sekarang kau tinggal di mana? Budi: Sepertinya

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN