Setelah kepergian Rei, kami mulai berbincang kembali. Melanjutkan pembahasan tentang hadiah yang kuberikan, sampai akhir kami mulai membahas tujuan kami mengadakan pertemuan ini. Seperti sedang rapat besar saja, hehe. "Oh iya Maura, kenapa kamu tidak pernah mau main kemari? Kalau kamu main kesini kan, kita bisa jalan-jalan bersama." kata tante Renata yang membuatku sedikit jengkel. "Maaf soal tadi, sepertinya kamu kebingungan menjawab pertanyaan tante saat ada Rei. Tapi kalau tante tidak berbohOKng tentang kamu sudah mengenal Rosa sejak lama, Rei bisa curiga kenapa kita bisa sedekat ini" lanjutnya. "Oh iya tante tidak apa-apa" aku tersenyum paksa. "Sebenarnya Rei tidak pernah mengajakku untuk berkunjung kesini, lagipula aku sibuk kerja tante. Mungkin Rei tidak ingin mengganggu pekerjaank

