149. Bukan harta, tapi cinta

1299 Kata

Renata membanting tasnya ke sofa, merasa tidak terima dengan apa yang Claudia dan Rei perbuat kepadanya. Ia merasa kalau hari ini harga dirinya sedang di injak-injak oleh anak dan menantunya itu. Di tambah lagi, ia tak mendapatkan pembelaan dari Rosa. Biasanya, Rosalah yang sangat bersemangat saat ia berurusan dengan Claudia dan Clarisa. "Kamu kenapa Ros, kenapa kau hanya diam saja melihat mama di perlakukan seperti itu. Kakakmu sudah begitu, dan kau juga begitu. Kenapa tidak ada satupun anak mama yang mau membela mama, entah dosa apa yang mama lakukan hingga mama mendapatkan anak seperti kalian" ucap Renata. "Sudahlah ma, itu juga sudah cukup untuk kita sebulan. Masih baik kakak memberikan kita uang, bagaimana kalau Claudia dan Clarisa mempengaruhinya dan tidak memberiksn kita sepeserp

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN