Rei melajukan mobilnya, namun fikirannya masih tetap kepada adiknya yang malang. Ia merasa adiknya sangat malang karena harus mengalami hal seperti ini atas karma yang telah ia perbuat, tanpa tau kalau apa yang Rosa terima itu adalah karma atas ulah Rosa sendiri. Melihat sang suami sangat frustasi, Claudia mencoba untuk menenangkan hati Rei. Dengan perlahan ia menyentuh lengan Rei, sementara Clarisa pura-pura tak melihat apa yang terjadi di depan matanya. "Sayang, kamu harus sabar ya. Setidaknya apa yang kamu katakan itu sudah benar, kita harus berusaha supaya bayi Rosa tidak di gugurkan. Apapun yang menjadi keputusan kamu, apapun yang akan kamu lakukan, aku akan selalu mendukungmu" ucap Claudia. "Terima kasih sayang" jawab Rei sambil tersenyum sambil tetap fokus menyetir, meskipun Clau

