33. Truth

1402 Kata

[Masih Daren's POV] "Hai, bagaimana kabar mu, Jessy?" Ucap gadis itu. A-apa? Jessy? Siapa itu Jessy? Tidak pernah ada nama Jessy yang aku tau. Keadaan jadi sangat hening. Semua orang terfokus pada Shein yang tersenyum miring. ".. apa aku salah menebak?" Tanya Shein polos. "Tyidakh, khau bhenar. Jhadyi, bhagayimanha menyuruth mhu?" *tidak, kau benar. Jadi, bagaimana menurut mu? "Menurutku? Kau sangat bodoh, s****n. Jadi apa mau mu?" Shein menatap tajam pada si pemberi kejutan. "Khau masyih bhertanya apha mhaukhu? Khau bhodoh dan mhasih mhudah dibhodohi!" *kau masih bertanya apa mauku? Kau bodoh dan masih mudah dibodohi! Semua hening menyaksikan perdebatan antara Shein dan si pemberi kejutan. Aku rasa hanya mereka yang mengerti apa yang sebenarnya terjadi. "Thersyerah khau syaj

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN