"Richard!" Madiya berteriak ketika melihat Richard yang memang sudah berada dalam keadaan yang begitu memilukan. Wajahnya membiru banyak sekali babak belur di sana. Muka pria itu sudah tidak berbentuk lagi. "Tangkap dia pak!" Haris mengatakan itu menunjuk kearah Irsyad yang terdiam kaku setelah ini. "Baik." Polisi datang langsung membawa Irsyad sekarang, dia tidak pernah berpikir kalau semuanya akan jadi seperti ini. "Aku ayah kandungmu Sabira, kenapa kamu tega sekali memasukan ayah ke penjara!" Madiya dan Sabira datang ke sini sambil membawa polisi. Tadi Madiya berteriak karena memang melihat kearah Richard yang dipukuli oleh beberapa orang. Begitu pun dengan Haris yang juga terluka. Robi juga sama banyak luka tapi, dia tidak terlalu banyak babak belur nya. "Aku tidak akan men

