Bab 32 Madiya Menyadari Sesuatu

1116 Kata

Pagi yang bahagia untuk Madiya sekarang, dia membuka matanya di pagi hari. Dia tidak menemukan kebenaran Richard yang tidur di samping dirinya. Bahkan tidak tahu harus berbuat apalagi. "Ke mana pria itu?" bingung Madiya yang tidak menemukan kebenaran Richard. Rasanya memang aneh ketika dia tidak menemukannya sama sekali. Biasanya pria itu bangun paling telat dibandingkan dengan dirinya. Madiya akhirnya memutuskan untuk pergi ke kamar mandi. Dia mencuci mukanya lalu menggosok giginya. Setelah selesai dia langsung keluar dari kamar Richard dan mencari pria tersebut. "Sudah bangun nak?" tanya Ratih pada anaknya. "Bunda, sedang masak apa?" tanya Madiya yang melihat ibunya sudah memakai celemek dan hendak akan memasak makan siang untuk dirinya. Bundanya sedang terlihat akan memasak

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN