Reza sampai di lokasi yang sudah diberikan oleh Zila. Terlihat dari kejauhan sebuah taksi yang berhenti di pinggi jalan. Segera keluar dari mobil dan berjalan menghampiri. Tak terlihat adanya Zila, tapi saat ia cek ternyata dia ada di dalam taksi, dengan supir yang sedang mencoba memperbaiki kendaraan itu. Mengetuk jendela yang tertutup itu, langsung direspon oleh Zila yang segera membuka pintu dari arah dalam. “Akhirnya kamu datang,” leganya saat sampai di luar, ketika mendapati Reza. Reza membayar ongkos taksi dan menyambar tangan Zila. “Ayo,” ajaknya menuju mobil. Hal yang paling membuat Zila selalu kaget adalah ketika di mana Reza sikapnya sering berubah-ubah. Kadang menyebalkan, kadang terlalu perhatian dan baik hingga dirinya sampai lupa daratan. Reza membukakan pintu mobil unt

