Setelah makan siang selesai, Arga dan juga Cristy langsung berpamitan kepada mama Gisel. Kini mereka berdua sudah berada di dalam mobilnya, Arga selalu menampilkan senyumannya yang tampan, sementara Cristy justru malah sebaliknya, ia terlihat begitu gelisah. "Cepatlah Son, jangan seperti kura-kura, sangat lambat." mulut Arga mulai gatal ketika Sony mengendarai mobilnya dengan sangat pelan, Sony mengangguk, lalu ia menambah kecepatannya, sementara Arga kembali menampilkan expresi bahagianya. "Jangan kenceng-kenceng bawa mobilnya om, aku gak mau mati muda ya." Kini Cristy mulai membuka mulutnya, ia menatap Sony melalui kaca spionnya. "Dengarkan kata istriku Son, kau mau membuat istriku mati muda hah?" Arga ikut menimpali," aku tidak ingin jadi duda penasaran. Mengerti." ucapnya kembali.

