Warning!!! bab ini mengandung konten dewasa, harap yang bocah skip aja ya Arga melepaskan pagutannya ketika dirasa oxygennya sudah terkuras habis begitupun juga dengan Cristy, mereka sama-sama meraup udara banyak-banyak dengan nafas terengah-engah. Setelah dirasa oxygennya sudah terkumpul penuh, mereka kembali melakukan ciuman panasnya, ciuman itu turun ke leher sang istri dan memberikan stempel kepemilikan di area sana, desahan demi desahan lolos dari bibir cantik Cristy, dan itu semakin membuat gairah dalam diri Arga kian memuncak. Arga menghentikan aksinya, ia menatap lekat wajah cantik itu, wajah cantik itu terlihat begitu mempesona, Arga tersenyum, kemudian ia menggendong sang istri dan membawanya ke tempat tidur. Perlahan tapi pasti, Arga memulai kembali aksinya, ia menidurkan sa

