Perusahaan Sanjaya. Informasi dari Sony mengenai seseorang yang tak di kenalnya yang selalu mengawasi istri tercintanya membuat Arga sedikit gusar. Apalagi sampai saat ini Sony dan juga anak buah lainnya masih belum bisa menemukan pelaku penembakan sahabatnya Gio, semakin menambah beban pikiran Arga saat ini. Pekerjaannya hari ini sangat banyak, namun pikirannya masih melayang kemana-mana membuat Arga tidak konsen terhadap pekerjaannya. Arga menghirup udara dalam-dalam lalu membuangnya secara perlahan, setelah itu ia berdiri dan berjalan ke arah jendela ruangannya. Menatap langit yang sangat cerah, namun tidak dengan hatinya yang menyimpan berbagai pertanyaan dan juga kekhawatiran yang entah mengapa mulai menyelimuti dirinya. "Sebenarnya siapa laki-laki yang selalu mengawasi istriku? K

