17 September 2027. Pagi ini masih sama dengan pagi-pagi yang kemarin, hanya saja Asha sedikit menambahkan waktu tidurnya hingga terbangun pada pukul 7, agaknya gadis yang masih memejamkan matanya ini lupa bahwa hari ini akan ada meeting dengan beberapa klien dan kolega baru. Suara telapak kaki yang berlari ke sana kemari memenuhi seluruh penjuru kamar, Asha yakin jika tidak mendapat teriakan dari Christian di seberang telepon tadi, sudah dipastikan dirinya sekarang masih tidur dan terancam keluar dari pekerjaannya. Setelah memastikan semua barang bawaannya tidak ada yang tertinggal, Asha kemudian keluar dari kamar dan langsung menuju dapur untuk memanggang roti. Apapun kesibukannya, ia tidak akan pernah melewatkan sarapan karena gadis itu memiliki riwayat penyakit maag, Asha tidak ingin

