Sepertinya mulai malam ini hingga seterusnya Retta dan Naya harus membiasakan dirinya untuk makan malam dan sarapan di meja para anak laki-laki. Beruntungnya juga, tidak ada peraturan yang melarang para murid perempuan untuk berinteraksi dengan para murid laki-laki. Jika saja peraturan itu ada, alamat Retta dan Naya harus makan di lantai. Tidak etis sekali mereka makan di lantai, padahal tempatnya di kantin asrama yang sangat megah, tetapi mereka berdua malah memilih lesehan. Para murid laki-laki pun sudah mulai terbiasa dengan kehadiran Retta dan Naya yang berada di meja mereka. Apalagi teman-teman Bima, mereka semua sudah terlewat biasa dengan mereka berdua. Bahkan dengan kehadiran Retta dan Naya, mereka bisa jadi melihat Bima yang seperti sapi yang di cucuk hidungnya itu. Keributan me

