Bonchap 3

1430 Kata

"Suamiku bisa gak culik hantu yang lucu gitu, hm?" Reynand yang sedang asyik menyesap teh hijau dibuat terkejut bukan main tatkala Marsha ngidam hal semacam ini. Yah, kalau boleh bercerita sebenarnya hal ini sudah berlangsung semenjak enam bulan yang lalu—tepatnya saat berita tentang istrinya yang hamil dirayakan bersama keluarga besar selama tiga hari berturut-turut. "Hah? Hantu lucu?" beonya berkedip. Sang istri mengangguk dengan binar antusias ketika menatap Rey yang masih syok. Meskipun seharusnya pria yang sebentar lagi menjadi ayah itu harus membiasakan diri sampai wanitanya melahirkan, tetapi tetap saja Marsha hobi membuatnya spot jantung. "Kenapa? Kamu gak mau ya?" Marsha mendelik tajam membuat Reynand memalingkan wajah sembari nyengir lebar—of course, dirinya, kan, tidak bisa

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN