Chapter 45 (END)

1200 Kata

Dengan perasaan risau, Rey diam membisu memandangi panorama sekitar, cowok play boy itu termenung memikirkan bagaimana nasib gadis indigo tercinta yang seakan-akan eksistensinya lenyap sehabis Hantu Ding-dong membawanya kemari. Apakah Marsha sudah menyerah? Kalau iya, mungkin sekarang sudah waktunya Rey merelakan semuanya, lantas meninggalkan dunia yang pada dasarnya bukan tempat yang cocok untuknya memperjuangkan sesuatu yang diinginkannya. Selama ini, Rey tidak pernah benar-benar mendapatkan apa yang ingin diperoleh karena statusnya. Alex sering kali tidak ragu untuk membatasi lingkup pertemanannya sebab beliau merasa takut kalau anak lelaki satu-satunya akan terjerumus pergaulan bebas yang sebenarnya belum tentu terjadi, melarangnya melakukan hal yang akan merusak nama keluarga. R

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN