Chapter 28 (a)

700 Kata

Mengangguk ragu, Marsha merasa merinding. Satu kata buat Nabila. Mengerikan. Rey sampai ketakutan berhadapan dengan gadis di sebelahnya. Ternyata Nabila bukanlah gadis biasa yang hanya mempunyai jabatan ketua kelas IPA. "Tapi gimana bisa Adam sama kamu ketemu saya?" "Gimana, ya? Kayaknya pas gue sama Alvaro lari-larian ngejar jejak kaki punya rombongannya. Nah, ketemu mereka, mereka udah nemu lo yang nangis di pelukan Adam," jelas Nabila sambil mengusap dagu. "M-meluk Adam?" tanya Marsha terkejut. "Iya, muka lo kaget, nih. Lo di sana masa lupa sama orang yang meluk lo kayak sepasang kekasih," goda Nabila dengan nada iri. Sekarang mereka sudah ada di kamar yang ada di villa penginapan. Setelah acara mengobrol ria di ruang tamu, semuanya bubar ke kamar masing-masing atas perintah Adam.

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN