Kid

2150 Kata

“MOMMY....... Hiks, Nave..... Nave demam... Hiks.” “Sayang..... Aku sudah menelepon Dokter Ares.... Kamu jangan ganggu istirahat ayah dan ibumu manis...” “Tidak! Aku, hiks, aku takut...... Huaaaa!” “Sayang, dengar Mommy baik-baik. Mommy sedang menuju ke tempatmu okay? Kakakmu juga ada di sini.... Kami akan segera datang,” bujuk Gena menenangkan. Wajah putra bungsunya nampak kacau dalam video call tersebut, walaupun Steve sudah mati-matian membujuk Al agar berhenti menangis. Jam 2 dini hari, Nave, putra kecil mereka tiba-tiba saja menangis kencang dan membangunkan keduanya. Al yang pertama kali bangun segera menangis kencang saat tahu putranya demam tinggi, sementara Steve baru membuka matanya setelah mendengar Al yang ikut menangis segera menelfon Ares seperti orang kesetanan. Al ingat

Cerita bagus bermula dari sini

Unduh dengan memindai kode QR untuk membaca banyak cerita gratis dan buku yang diperbarui setiap hari

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN