Pagi-pagi sekali waktu Swiss, keluarga itu tengah sibuk memersiapkan sarapan pagi di balkon hotel. Ditemani dengan suasana yang begitu hangat. Sebab sinar mentari begitu terang menerpa pucuk-pucuk rumput yang tumbuh di sana—rumput pilihan yang sengaja ditanam dan ditata rapi meski tingginya itu cukup lumayan. Rasanya, seperti berjalan di atas karpet yang mahal. Inilah yang sejak tadi berada dalam pikiran Claire. Dan gila rasanya ketika menyadari bahwa hotel ini telah resmi jadi milik salah satu putranya—yang dihadiahkan Christian. Belum lagi entah hotel di dua negara lainnya seperti apa. Memang pria itu sudah gila. Tapi kalau gilanya pada keluarga sendiri—Claire bisa apa selain pasrah Christian Aiden senang menghamburkan banyak uang untuk segala kemewahan? Yang Christian selalu berdalih “u

