Nyawa dibalas nyawa. Entah Alana atau Gavril mereka harus mati di tanganku. Airyn bunuh diri karena keegoisan mereka. Aku tidak rela anakku mati dengan cara tragis. Salah satu dari mereka harus tahu bagaimana rasanya kehilangan orang yang kita sayangi! Suasana rumah duka masih diselimuti kesedihan yang mendalam, meski sudah tiga hari Airyn pulang kepada sang pencipta tapi Winata, Lisa dan Alana masih merasakan kesedihan yang mendalam. Gavril sudah pulang ke Bali kemarin karena kasihan Kanzea terlalu lama dititipkan ke sekretarisnya, Kanzea memang tidak diajak ke Jakarta karena umurnya masih terlalu kecil untuk naik pesawat lagi. Cukup waktu pertama kali pindah ke Bali. "Airynku meninggal semua ini karena kamu!" geram Winata yang membuat tubuh Alana menegang. Sementara Lisa langsung

