Bab 24

1078 Kata

Mendengar berita kematian Saski benar-benar membahagiakan hati Airyn sekarang penghalangnya untuk bersatu dengan Gavril sudah tidak ada, ia yakin Gavril masih mencintainya jadi tidak akan sulit mendapatkan Gavril kembali karena alasannya tetap memilih Alana sudah pergi untuk selama-lamanya. Jahat? Kejam? Biarlah orang-orang berkata seperti itu yang terpenting untuk Airyn adalah menjadikan Gavril miliknya tanpa ada yang mengganggu. Kali ini Airyn akan bermain lembut, ia akan tampak seperti malaikat bukan lagi iblis yang biasa Azkil atau Mario juluki kepadanya. "Assalamu'alaikum," sapa Airyn saat melihat orang-orang berkumpul di ruang tamu, ia langsung masuk karena pintu tidak dikunci. "Wa'alaikumsalam," balas Satria, Jasmin dan Alana kecuali Gavril. Entah kenapa hanya untuk menjawab sal

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN