Kesadaran Andra

258 Kata
Andra terbangun dengan kepala yang pusing, yang masih berusaha menyingkap matanya. Hingga terdengar suara bel berbunyi dari luar kamarnya. Andra pun heran mengapa dia tidak mengenakan pakaian. Pikirnya mungkin karena dia tadi malam hendak dijebak oleh bawahannya itu. Dia pun tak terlalu memikirkan tersebut. Dan segera mengenakan pakaiannya. Saat membuka pintu Andra sedikit terkejut. Karena melihat kakaknya uang berada di depan pintu apartemennya. Dan Andra pun bertanya. "Mba ngapain kesini mba?..., tenang mba aku pulang kok, dan aku malam ini nggak nginep di kantor lagi..". Jawab Andra dengan muka yang agak heran. "Loh kamu pulang, mba kira kamu nggak pulang, biasanya kamu nginep di kantor, terus perempuan yang tadi malam mba tinggal disini dimana?, kamu nggak ada liat hem..?". Masuk mencari sosok Khanza yang terakhir kali dia meninggalkannya di apartemen adiknya itu. "Mba-mba yang mana, mana ada perempuan mba kemarin seingat aku, aku pulang awal kok, nggak siapa-siapa disini.". Jawab Andra. "Ada.. kemarin mba bawa kesini, karena mba kasian liatnya dan mba nggak sengaja menyenggolnya". Jawab Evi dengan bersikeras. "Yaudah lah mungkin dia uda pergi sebelum aku pulang". Kata Andra dengan pantainya. Evi pun masuk ke kamar Andra karena masih penasaran kemana perginya Khanza. Dan alangkah terkejutnya Evi melihat sepray kamar Andra yang berwarna putih terdapat bercak darah. "Apa ini Ndra?... Hah?? Jawab mba?". Dengan mata membulat dan terkejut geram. "Apa mba??". Andra masih tidak mengerti. "Jangan-jangan kamu m*****i anak gadis orang, Astagfirullah Ndra". "Maksud mba apasih??". Melihat kearah spray yang ditunjukkan Evi kakaknya. Andra pun terkejut karena dia pun menyadari bahwa saat dia bangun dia tak mengenakan pakaiannya. Lalu dipikiran Andra kemana perempuan itu dan mungkin itu benar-benar terjadi.
Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN