David kali ini yang mengemudikan mobil, beserta Alena duduk di sampingnya. Mereka akan pergi mengecek perusahaan yang ada di Cambridge, karena ada urusan penting. David diberi kabar terbaru oleh orang suruhan David yang memata-matai perusahaan di sana, bahwa ada korupsi besar-besaran. Sehingga David berinisiatif untuk mengajak Alena ke sana, tujuannya menyeret Alena supaya istrinya itu mengetahui perusahaan cabang yang berada di Cambridge. “Alena,” ucap David memanggil nama istrinya. “Ya, Daddy?” tanya Alena seraya menoleh ke arah samping, tempat David berada. “Jika sudah menikah denganku, berarti statusmu yang gadis kini berubah menjadi wanita,” ucap David. “Maybe, bisa dikatakan begitu,” jawab Alena. “Apa kau tidak menyesal menikah denganku?” tanya David, dia memberhentikan mobiln

