BAB 33

1397 Kata

Bagian 33   Aku menggigit bibir bawahku menahan gugup. Padahal aku tidak pernah merasa seperti ini jika akan menemui mama atau pun Petra. Apa karena hari ini Perta akan menjelaskan semuanya padaku?   Mengambil napas dalam, aku memutar knop pintu dan melangkah masuk sambil mengucap salam. Suara lembut milik mama terdengar dari arah dapur, disusul derap langkah ringan yang mendekatiku. Di detik berikutnya, mama muncul dengan senyum lebar dan wajah berlumuran tepung. Sepertinya mama sedang mencoba resep kue baru untukku—seperti kebiasaannya dulu.   Aku membalas pelukan mama dengan hati menghangat. Segala kegelisahan yang kurasakan sejak di apartemen tadi sudah lenyap seiring pelukan mama yang mengerat. Kapan terakhir kali aku memeluk mama seerat ini?   “Bagaimana lukamu? Sudah sembu

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN