Bagian 55

1908 Kata

“Aku sangat ketakutan,” Rita berbicara dengan Louise di ruang duduk milik Louise yang sempit sembari memandangi tungku api di perapian dan bertanya-tanya berapa lama lagi waktu yang dibutuhkan sebelum api itu padam dan membiarkan hawa dingin menjalar di sekitar mereka. Louise, berdiri di belakang jendela dan menatap keluar dengan kedua tangannya terlipat dan nyaris tidak mengatakan apapun sejak Rita tiba di sana. Sebuah panggilan telepon dari arah dapur mengejutkan mereka, namun Louise tidak beranjak dari tempatnya untuk menjawab panggilan itu, alih-alih menatap Rita dengan takut. “Itu pasti Ally,” katanya. “Apa yang harus kulakukan?” Rita menyeka air mata yang jatuh di atas wajahnya, suaranya terdengar serak dan lagi-lagi ia merasakan tangannya bergetar. “Tidak ada berita apapun h

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN