Saat ini Arthur, Harley, Justin dan juga Mike sudah tiba di Manhattan. Arthur benar-benar menepati perkataannya yang akan menemui Tony, ia akan meminta restu dari pria yang berstatus sebagai kakak dari wanita yang akan ia nikahi beberapa minggu tersebut. Arthur menarik nafasnya kala turun dari mobil milik keluarga Wilson yang mengantarkannya menuju mansion milik Tony, ia mengeratkan genggamannya pada jemari sang kekasih yang membuat Harley terkekeh, ia tidak menyangka bahwa ia dapat melihat kegugupan pada wajah Arthur. “Kau siap?” tanya Harley seraya tersenyum yang membuat Arthur menghela nafasnya dengan kasar lalu tersenyum menatap ke arah sang kekasih. “Ya,” jawab Arthur dengan tegas. Mereka segera memasuki mansion milik Tony, sebelumnya mereka sudah mengetahui bahwa pria itu sedang

