Dua Handoko gila-gilaan mencari calon suami untuk Azzura. Mereka menghubungi kolega, rekan bahkan saingan bisnis yang bisnisnya sukses. Siapa tahu masih punya anak lelaki yang masih lajang. Kriterianya, minimal keluarganya harus selevel dengan Davino atau lebih baik. Beberapa nama akhirnya di dapat. Kemudian, Azzura berkomunikasi melalui pesan dengan salah satu nama yang diberikan oleh Putra Handoko. Seorang anak pengusaha batu bara bernama Kevin Prakarsa. Di Jumat malam selepas pulang kerja, Azzura langsung menuju tempat yang dijanjikan. Restoran ternama di kota ini. Azzura tampil maksimal seperti biasa. Dia tidak mengganti pakaian yang ia kenakan tadi bekerja hanya retouch make up dan memakai parfum. Saat memasuki restoran seorang pria melambaikan tangan padanya. Azzura memicingka

